Kamis, 29 Mei 2014

Galau segalau galaunya...

Berantakan sekali rasanya perasaan saat ini...

Kenapa dy ditakdirkan sangat dekat, bahkan hanya dengan jarak beberapa langkah kaki saja, melihatnya pun setiap hari. Bekerja di t4 yang sama, melakukan aktifitas harian yang sama,..Dan lagi - lagi aku hanya sebagai orang yang bisa memandangnya. yach hanya memandang. Kadang aku berfikir kita tepat berada dalam dunia yang sama atau berbeda. Masalahnya aku merasa dy tidak pernah menganggap aku ada. Jadi teman biasa  saja buatmu aku gak bisa, apalagi jadi teman hidupmu. 

Hal - hal sederhana saja aku mendengar dari orang lain. Padahal aku ingin sekali terlibat dalam kegiatanmu, dalam hobimu, aku yakin aku bisa belajar untuk mempu dan menyesuaikan.


Senin, 26 Mei 2014

Tak habis cerita tentangnya

Alhamdulilah sukses acara Tasyukuran dan Potong Tumpeng SMA Al-Munawwaroh kemaren, alhamdulilah juga sukses acara wisuda siswa/i MAN hari ini. Terlepas dari itu semua tetap ada sepenggal cerita yang terus berputar bertahun - tahun lamanya.

Dikeriuhan ramai tak beranjak satu pun ada ruang yang sunyi kita (aku-kamu) bisa mengobrol santai tanpa jeda. Seringkali kuhitung hari senin ketemu senin lagi, bahkan sampai 4 kali senin tak ada obrolan satu kata pun tercipta. Hari ini walaupun hanya obrolan sederhana masih bisa kunikmati rasa syukurku untuk kesempatan hari ini. Thank to Allah... bahagia itu memang sederhana. Letaknya dihati. Bahagiaku  tercipta hanya dengan melihatmu sehat, mendengar keluh kesahmu, hanya dengan cara sederhana bahwa kamu tau aku ada di sisi yang tak jauh denganmu.

Kadang, kuminta pada Allah sadarkan aku dari harapan panjang tak bertepi. Dari rasa sakit tak bisa menjadi kepingan puzzle  yang tetap ada di dekatmu sampai akhir. Bukan menjadi bayang - bayang tak jelas tak berarah. 




Rabu, 07 Mei 2014

Mendengar hal yang tidak disukai

Assalammualaikum wr..wb..

Memulai hari ini dengan pagi yg free bebas dari mengajar. :-) karena biasanya ngajar kelas 3 tapi sekarang karena setelah UN kelas 3 sudah nggak ada. Jadi, jam mengajar sedikit berkurang. Didukung rasa bahagia karena soal ujian semester telah terselesaikan. Rasanya merdeka lebih dari tahun 1945. Dan sekarang menulis ini diiringi background suara - suara pihak yg berwenang dalam rapat madrasah.. ssttt gak akan aku tuliskan namanya disini. heheheheh

Beberapa saat yang lalu, ketika hal yang harusnya sudah terlupakan. Jadi terngiang kembali ditelinga. dan rasanya suaranya lebih nyaring daripada suara klakson kendaraan yang lewat di depan mata. Berita itu terdengar langsung melalui orang yang tidak harusnya tau tentang ini. Parah... :-(

Galau memang mendengar hal yang tidak disukai berulang - ulang. dan dibahas memanjang melebar sampai ketemu luas akhirnya. Hemm serasa mengerjakan soal matematika. Tutup mata, tutup telinga pun masih gak nyaman hati. Ada yang sedikit menggelitik sebenarnya. "kalau gak suka, kenapa selalu membicarakan masa depanmu dan mengaitkannya denganku", "kalau memang gak suka, gak perlu rasanya kamu menilai, mengatakan apapun tentangku, karena aku gak akan kamu tempatkan  disisimu pada akhirnya". Ketika mendengar semua yang kamu katakan kepercayaan diriku benar - benar runtuh. Betapa gak sukanya aku hal yang menyedihkan tentangku menurutmu dan kamu sampaikan ke beberapa orang yang sering aku temui setiap harinya. Rasanya ingin protes dan bicara tepat dihadapanmu.