Senin, 26 Mei 2014

Tak habis cerita tentangnya

Alhamdulilah sukses acara Tasyukuran dan Potong Tumpeng SMA Al-Munawwaroh kemaren, alhamdulilah juga sukses acara wisuda siswa/i MAN hari ini. Terlepas dari itu semua tetap ada sepenggal cerita yang terus berputar bertahun - tahun lamanya.

Dikeriuhan ramai tak beranjak satu pun ada ruang yang sunyi kita (aku-kamu) bisa mengobrol santai tanpa jeda. Seringkali kuhitung hari senin ketemu senin lagi, bahkan sampai 4 kali senin tak ada obrolan satu kata pun tercipta. Hari ini walaupun hanya obrolan sederhana masih bisa kunikmati rasa syukurku untuk kesempatan hari ini. Thank to Allah... bahagia itu memang sederhana. Letaknya dihati. Bahagiaku  tercipta hanya dengan melihatmu sehat, mendengar keluh kesahmu, hanya dengan cara sederhana bahwa kamu tau aku ada di sisi yang tak jauh denganmu.

Kadang, kuminta pada Allah sadarkan aku dari harapan panjang tak bertepi. Dari rasa sakit tak bisa menjadi kepingan puzzle  yang tetap ada di dekatmu sampai akhir. Bukan menjadi bayang - bayang tak jelas tak berarah. 




Rabu, 07 Mei 2014

Mendengar hal yang tidak disukai

Assalammualaikum wr..wb..

Memulai hari ini dengan pagi yg free bebas dari mengajar. :-) karena biasanya ngajar kelas 3 tapi sekarang karena setelah UN kelas 3 sudah nggak ada. Jadi, jam mengajar sedikit berkurang. Didukung rasa bahagia karena soal ujian semester telah terselesaikan. Rasanya merdeka lebih dari tahun 1945. Dan sekarang menulis ini diiringi background suara - suara pihak yg berwenang dalam rapat madrasah.. ssttt gak akan aku tuliskan namanya disini. heheheheh

Beberapa saat yang lalu, ketika hal yang harusnya sudah terlupakan. Jadi terngiang kembali ditelinga. dan rasanya suaranya lebih nyaring daripada suara klakson kendaraan yang lewat di depan mata. Berita itu terdengar langsung melalui orang yang tidak harusnya tau tentang ini. Parah... :-(

Galau memang mendengar hal yang tidak disukai berulang - ulang. dan dibahas memanjang melebar sampai ketemu luas akhirnya. Hemm serasa mengerjakan soal matematika. Tutup mata, tutup telinga pun masih gak nyaman hati. Ada yang sedikit menggelitik sebenarnya. "kalau gak suka, kenapa selalu membicarakan masa depanmu dan mengaitkannya denganku", "kalau memang gak suka, gak perlu rasanya kamu menilai, mengatakan apapun tentangku, karena aku gak akan kamu tempatkan  disisimu pada akhirnya". Ketika mendengar semua yang kamu katakan kepercayaan diriku benar - benar runtuh. Betapa gak sukanya aku hal yang menyedihkan tentangku menurutmu dan kamu sampaikan ke beberapa orang yang sering aku temui setiap harinya. Rasanya ingin protes dan bicara tepat dihadapanmu.




Rabu, 02 April 2014

Sakitnya pakai bingiiiittt

Lama kutunggu dirimu, setia sabar menantimu. Tak lelah jalani hari - hariku. Bila selalu denganmu...

perih hatiku kau telah dengan yang lain
luka hatiku mungkin tak terobati
hatiku kau buat seperti tak hidup lagi
hampa hidup ini sampai terasa mati

Just galau...galau..galau.. wkwkwk. Yach Aq yakin Allah gak setega  yang aq kira. Ubahlah kesedihan ini menjadi kebahagiaan.... Mendengar kalimat yang sama yang kamu ucapkan tentangku  dari orang yang berbeda itu rasanya nyesakkk. Perlu berapa orang lagi yang menyampaikan apa yang kamu bilang tentangku.... Benar - benar sakit yang ngilu.

Kamis, 20 Maret 2014

Situasi Yang Komplit

Menulis kembali di sini.. Untuk mengingat bahwa ini pernah ada benar2 situasi yang komplit. Komplit pusingnya, komplit capeknya, komplit belajarnya, komplit juga buat soal ulangan harianya, Lembar kerja siswanya, komplit juga ngoreksinya, komplit nyediain bahan ajarnya, komplit berkejar - kejaran dengan waktu dengan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan yang lumayan cepat karena mengharuskan diri berada dalam tempat yang berbeda. Ada kimia kelas X, kimia kelas XII, Matematika kelas X, Sosiologi kelas XI dan Geografi kelas XII 36 jam pelajaran dalam seminggu ditambah tugas sebagai operator sekolah.

Lumayan lelah setelah menjalaninya 1 semester, ditambah parah ketika semester genap dimulai...karena ada tambahan jam sore untuk bimbel kelas XII. Betapa tidak kerjaan bertambah banyak bahwa saya harus mengerjakan terlebih dahulu soal - soal UN. Dan bertambah lelah ketika saatnya 1 bulan menjelang UAN dimana siswa kelas XII hanya belajar 6 mata pelajaran yang di UN kan saja. otomatis jam pelajaran kelas XII yang biasanya 5 jam pelajaran per kelas mendadak menjadi 8 Jam pelajaran per kelas.

hari ini untuk kesekian kalinya mengeluh dalam kondisi yang komplit ini. Ingin berada dalam pilihan yang tidak terlalu banyak tapi maksimal. Mengajar pelajaran yang berbeda, beda juga  kelas dan tingkatannya menyimpan beban tersendiri. Shock berat juga ketika melihat hasil TDS siswa kelas XII walaupun bukan hanya mata pelajaran saya yang kondisinya memprihatinkan. Pelajaran yang lain juga sama. 

Hal lain juga timbul melengkapi situasi ini, yaitu upah mengajar yang tidak teratur di bayarnya. Sudah kering keringat yang di keluarkan tetapi imbal jasa atas apa yang kita lakukan mendapat respon yang lama. 2 bulan sudah upah ngajar tidak di bayar..dan dengan bulan ini akan bertambah jadi 3 bulan. Bukan berarti dengan pembayaran yang tidak berjalaan mulus itu akan mengurangi aktifitas dan semangat dalam menyampaikan ilmu hanya kadang hati tetap berkata "betapa menyedihkannya  ini". 

 Kadang memang hidup melupakan rasa syukur. Mengaca dari guru yang berada di sekolah terpencil sebenarnya situasinya lebih parah daripada guru yang berada di kota. Setidaknya disini fasilitas alhamdulilah tersedia. mau mengajar di lab, di perpus, mengajar dengan media pembelajaran juga disediakan sekolah. Honor yang tidak seberapa pun walaupun tertunda masih akan tetap di bayar itu masih lebih baik daripada mereka yang di Desa yang hanya di bayar lebih banyak dengan ucapan terimakasih dengan  ganjaran pahala (sukarela). 

Situasi ini, walaupun berat dan membuat stress... tetap mencoba bahagia tetap mencoba memahami ini adalah "kesempatan terbaik" yang Allah pernah berikan. Semoga apapun yang dikerjakan saat ini akan memberikan hikmah yang besar untuk pendewasaan diri, kemudahan dalam masa depan, dan pencapaian tujuan hidup yang mulia. aamiin






Senin, 17 Maret 2014

Kadang hidup diluar perkiraan

Oret - oret lagi disini setelah sekian lama hanya sibuk dengan segudang pekerjaan di sekolah, di rumah dan hobi yang juga menyita waktu (nonton film korea, hehehe).

Hanya menyimpulkan apa yang terlihat dan yang dirasa beberapa waktu terakhir ini..
1. Kadang memang kebiasaan yang buruk itu bisa berlanjut, walaupun bukan sekedar hal yang istimewa tapi tetap saja itu bukan hal yang menyenangkan. Hati - hati dengan teman yang mempunyai kebiasaan seperti ini. Seperti beberapa saat yang lalu : Maaf Sa aq gak datang ke acaramu karena sibuk, dll makanya kemaren aq sms kamu minta maaf (padahal nyatanyaa yang bersangkutan gak ada sms). Hanya hal sederhana saja "bohong" tapi yang namanya sudah kebiasaan  bohong jd terus - menerus "bohong" .

2. Yang terlihat baik di depan belum tentu baik di belakang... betapa tidak, orang yang saya kagumi beberapa tahun terakhir ini mempunyai kepribadian yang unik. Oh no... dy tidak menempatkan cinta untuk wanita.. tetapi hanya untuk yang sejenis saja. Bukan patah hati jadinya saya, tapi gila waktu tw berita ini.

3. Ternyata kebiasaan buruk saya kalau ngajar pukul - pukul papan tulis dengan penghapus supaya mereka diam dan memperhatikan saya kembali ketika saya mengajar itu bkan pengajaran yang baik. Menurut ilmuwan yang berkompeten di bidang pendidikan justru hal itu akan merusak konsentrasi anak2 dalam belajar...


Sabtu, 23 November 2013

lagi lagi Dy

Assalammualaikum wr...wb... Alhmdulilah diberikan kesehatan sampai hari ini. Hari ini selesai mengantar anak lomba dapat kabar yg kurang menyenangkan. Entahlah kenapa duniaku hanya berputar tentangmu. kamu sungguh dekat tapi takkan pernah bisa aq raih, bahkan aq berada disampingmu sekalipun.
Lagi - lagi runtuh pertahanan kekuatanku mendengar kabar tentangmu. Anak murid tadi bilang kalau kamu sudah ada pendamping. bahkan di jam2 pelajaran pun kamu sering senyum2 sendiri menatap layar hp... 

Aku sadar..mungkin dengannya kamu bahagia, belum tentu denganku bisa tersenyum seperti itu apalagi merasa bahagia, dan aku sepenuhnya sadar bahwa belum tentu denganmu aku bahagia. Aku membenci perasaan ini.. perasaan yang tidak pada saat yang tepat, sungguh aku gak punya hak untuk meratapi kepergianmu, aku gak punya hak untuk merindukanmu, gak punya hak untuk berharap bahwa kamu mempunyai perasaan yang sama denganku.

Ya Allah segeralah kirimkan aku seseorang dari syurgamu yang menjadi belahan jiwaku yang kekurangannya bisa aku tutupi dan kekuranganku bisa dy tutupi atas izinMU ya Allah. Halalkan aq untuk mencintai pendamping yg namanya dan namaku tercatat di Lauhul Mahfudz... semoga jodoh akan segera datang. aamiin..

Sabtu, 09 November 2013

Rencana Allah di Oktober - November 2013

Assalammualaikum Warahmatullah...
ketika menuliskan ini usiaku tepat 25 tahun. Alhamdulilah segala puji bagi Allah yang telah memberikan berkah untukku bisa menghirup udara sampai di usia 1/4 abad. Untuk bisa merasakan kebahagiaan memiliki keluarga, sahabat, rekan kerja, siswa-siswi dan lainnya.

harapan2 terbaik tetap dipanjatkan kepada Allah semoga hajat - hajat baik yang belum terealisasi, bisa terwujud di usia ini. Aku percaya Allah memberikan yang aku butuhkan dan pasti yang terbaik bagi semua umatnya.

Ada hal yang sudah terlewat tapi belum sempat tertulis. Ini adalah perjalanan hidup yang "BARU" yang aku pun bersyukur bahwa benar adanya rencana Allah pasti lebih baik dari rencana yang aku buat sendiri. dan aku percaya itu. Awal oktober aku mencoba mendaftar tes cpns di Kab. Pulang Pisau KalTeng. Informasi pandaftaran aku dapat dari Om. Setelah 5 hari berkas dikirim via pos, dapat info lagi kalau berkas yang dikirim harus menyertakan KTP yang dilegalisir dan aku mengirim ulang berkas lagi untuk ke 2 kalinya ke Pulang Pisau melalui pos. Ketika info tentang daftar nama yang lulus seleksi berkas diumumkan ternyata namaq gak ada. Nangis sejadi - jadinya aku waktu itu, sempat coba mengurus untuk daftar ke Malinau keliling cari tiket pesawat tapi gak dapat. dan lagi mamaq bersikeras tidak mengizinkan untuk berangkat ke Malinau. Akhirnya aku berangkat ke banjar hari Jumat tanggal 25 oktober karena waktu itu pendaftarn terakhir tanggal 26 oktober. jadi pulang naik pesawat. sabtu pagi mendaftar ke kab. tapin. Alhamdulilah proses ini dari awal berangkat sampai ketika pendaftaran semuanya dipermudah oleh Allah SWT. selalu ada saja jalan yang mengejutkan dariNYA.. sabtu siang selesai daftar aku pulang ke t4 nenekku. dan cerita lain pun bermula :-)

Beberapa bulan sebelum aku pulang ke Banjar sebenarnya ada dikenalkan dengan seseorang yang menjadi cucu dari nenek. Nenek ini adalah adec dari nenek dari pihak mama. Dan sebenarnya pun aku nggak bilang ke dy kalau aku pulang ke t4 nenekku. alnya, tujuan utama sebenarnya hanya untuk mendaftar tes cpns saja. Dan lagi menurutku belum ada hubungan yang serius masih sekedar teman biasa.. dan kaya'x kepedean juga kalau tiba - tiba aku sms "aku di t4 nenek ku nih, mau ketemu kah" wkwkwk.... terbayang malu nya. hehe...

Malam itu akhirnya aku melihatnya secara langsung. lucunya lagi dy diam aja aku juga diam, semua diluar rencana, membayangkan nya saja nggak kalau bakalan ketemu dy,. ych ketika melihatnya perasaan ini biasa aja hanya bersyukur bahwa Allah mempertemukanku salah satu umatnya yang menurutku orang baik2. aku baru mendengar suaranya ketika dy pamit pulang. aku ingat sekali bagaimana reaksinya waktu itu, apa yang dy kenakan dengan baju muslim dan bawahan sarung cukup menyenangkan dilihat. Alhamdulilah ya Allah. 

Setelah pertemuan itu semua berjalan lebih intens dari biasanya, telpon, sms jadi lebih sering. hehehe. malam selasa aku bertemu dengan kedua orang tuanya. dan yang lebih mengejutkan pagi selasanya aku dijemput langsung oleh abahnya dan dy ke rumahnya. dan lebih lebih terkejut lagi ternyata hari itu banyak bertemu dengan keluarganya. Ya Allah rencanaMu sungguh indah, Sungguh aku menikmati dan bersyukur untuk moment moment itu. Mengenai jodoh hanya Engkaulah yang tau ya Allah... aku hanya manusia biasa yang penuh dengan dosa dan khilaf. Aku nggak pantas meminta terlalu banyak hal padaMU ya Allah. tapi, izinkan aku bersama dengan orang - orang baik dan berkumpul dengan orang baik supaya aku bisa melakukan dan memberikan yang terbaik...

masih ada lanjutan tentang ini.... next time akan kutulis lagi. 

Sebaik - baik pujian adalah milik Allah.... makasih buat semuanya...