Alhamdulilah bisa kembali sehat dan beraktifitas seperti biasa hari ini. Beberapa hal sudah terlewat dalam beberapa waktu. Ada yang bilang 'Satu masa satu kesempatan'. Yach pendapat ini memang benar. Karena ada hal yang begitu lama kita impikan dan ketika itu terjadi sedangkan di luar kesiapakan kita maka hal itu akan berjalan tidak semestinya. Yach aku menyesali tentang itu. Ketika untuk pertama kalinya kamu kerumahku dan aku sama sekali tidak tahu dan tanpa sadar melakukan kesalahan yang fatal buatmu.
Mungkin benar teguran keras ini buatku. Tapi, harapan untuk kedepannya adalah masukkan bahwa : kita gak bakalan tahu harapan kita bisa terwujudnya kapan. Bisa jadi diluar rencana yang telah kita tentukan. Itu artinya memang alangkah baiknya agar kita menyiapkan diri dan memperbaiki diri sebaik - baiknya. Jadi, ketika harapan itu terwujud kita sudah berada di garis siap untuk menerima takdir itu.
Entah 2015 ini harus bagaimana mengakhiri sikap dan perasaan tentangmu. Ketika tulisan di tulis besar - besar dan ditempel di kamar bahwa tahun ini aku harus MOVE ON dari semua tentangmu. Tapi, malah sebaliknya dukungan terbesar datang dari Kepala Sekolah, dari guru - guru yang aku hormati, dan dari teman - teman sekeliling yang jadi mendukung untuk tetap lanjut memperjuangkan cintaku ke kamu :-). Bersyukur untuk semua hal ya Allah karena masih ada orang - orang yang terus mendukung dan mendo'akan untuk kebaikan hidupku. Makasih karena aku berada disekitar mereka.
Terlepas dari semua hal yang mereka dukungkan ke aku. Jum'at minggu lalu aku ingin memberikan makanan untuknya. Gak ada niatan lebih dan sebagainya. Hanya ingin memberikan dia kemudahan dan menyenangkan hatinya untuk tidak repot - repot menyiapkan makan malam. Tapi, sebaliknya, niatan itu ditolak dengan bahasa yang menurutku sedikit agak kasar. Shock berat hatiku saat itu. Ya Allah niatku bukan untuk mengguna - gunai hatinya, bukan untuk dia harus memilih aku, bukan untuk memaksa cintanya untukku. nangissss... yach sakitnya hati.
Semakin berfikir semakin lelah. Ya Allah aku tahu cinta adalah anugerah dariMU. maka dari hatiku yang terdalam aku Mohon sampaikan dan temukan cintaku dengan orang yang tepat. Yang menghargai dan membawa kebaikan dalam hidupku. Cintaku terlalu besar untuknya. Itu sangat menyakitkan. Padahal cinta yang aku punya sederhana. Hanya dengan melihat sepeda motornya parkir dilapangan sekolah aja aku sudah bersyukur dan bahagia sekali. Karena dengan melihat sepeda motornya parkir menandakan dia hari itu sehat. Dalam seminggu saja belum tentu dia menegurku atau bercerita panjang lebar kepadaku. Senyum ketika berselisihan saja itu jarang - jarang dalam seminggu. Tapi, melihatnya duduk di bangku kerjanya dan beraktifitas seperti biasa aja aku sudah bahagia. Do'a terbaik selalu ada untuknya. Semoga kebaikan dalam hidup dan kesuksesan selalu menyertainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar