Senin, 20 Juni 2016

Bisakah kita buat ini lebih sederhana?

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh...


           Beberapa waktu yang lalu dihubungi teman sma. Intinya adalah kamu ingin menjodohkan aku dengannya. Yang aku tangkap dari apa yang kamu dengan temanku obrolkan adalah rasa peduli dan khawatir dengan keadaanku (ini versi fikiran logis perempuan dengan sedikit rasa ge-er).

Bisa kah kita buat hubungan ini lebih sederhana?


Seperti aku yang setiap hari menguatkan hati untuk bersikap sebiasa mungkin denganmu, dengan mengubur semua perasaan dan bersikap seolah - olah kita bukan siapa - siapa, maka bersikaplah yang sama. Entahlah apa sebenarnya yang ada di fikiranmu, mungkin karena terlalu sering melaksanakan penelitian ilmiah jadi sesuatu terlalu banyak difikirkan. Beda dengan aku yang berfikirnya sederhana. Mungkin bagimu sesuatu itu harus dimulai dari rumusan masalahnya dulu, harus ada tinjauan pustakanya dulu  harus di analisis dulu, hahaha peace... bagiku yang memiliki perasaan untukmu, Untuk bersikap biasa setiap hari itu sungguh melelahkan, kalaupun kadang sering kali tanpa sadar rasa peduli itu tetap ada. Memang beda bagaimana bersikap dengan orang yang kita suka dengan orang yang kita anggap dia hanya sekedar teman. Mungkin kamu sering memperhatikan bagaimana cara aku mengobrol santai dengan mereka teman sekantor kita. Tapi, mereka bukan orang yang aku pedulikan keadaanya sebagaimana keadaanmu. Mereka juga bukan orang yang sangat  aku harapkan kehadirannya seperti kehadiranmu. Mereka bukan orang yang akan terus aku lihat walaupun dari jarak jauh. kenapa? karena mereka adalah teman biasa yang tidak ada unsur perasaan di dalamnya. 

Jadi, seperti aku yang berusaha mengikhlaskan hati..mari ikhlaskan juga hatimu. Sesedih - sedihnya hatiku aku masih percaya bahwa " Allah pasti punya rencana yang jauh lebih indah dari rencana kita".

Wassalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Rabu, 04 Mei 2016

Belajar untuk Ikhlas

Assalamkm... Wr..Wb...

Ada hal berbeda tentangmu hari senin tadi..

"alhamdulillah gak lulus"

Bersyukur, bahwa kamu bisa memandang kegagalan dengan cara berbeda. kamu  tetap berprasangka baik kepada Allah bahwa tetap rencanaNYA lah yang terbaik. Good sekali.. Fakta bahwa kamu gak lulus tes sebagai staf pendamping ibadah haji adalah sesuatu yang mungkin sebenarnya buat kamu sangat bersedih. 

Ketika aku berusaha ikhlas untuk melepas & merelakanmu 
dari situ juga aku belajar bagaimana menahan perasaan 



Selasa, 12 April 2016

Kamu yang bukan lagi kamuku...

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh...


Berbagai omongan orang tentangmu dan tentangnya hanya bisa buat hati semakin terluka. Dibalik itu entah omongan itu benar atau tidak. yang pasti sudah berhasil membuat perasaan ini sangat terluka dalam. Yang masih belum bisa aku hilangkan  adalah rasa peduli terhadapmu. Kebiasaan yang cukup lama jadi orang yang ingin selalu mendukung kebaikanmu, perhatian terhadap kesehatanmu, orang yang terus mata ini  cari apakah kamu hadir atau gak ke tempat kerja. Kadang berpura - pura mengabaikanmu  itu sangat melelahkan. 

Hal positif yang bisa kita ambil dari ini adalah tidak ada lagi olokan, sindiran maupun paksaan buatmu. Sedikit melegakan karena bisa bicara santai denganmu. Aku melihatmu akhir - akhir ini juga jadi bisa berbicara santai denganku. Tidak seperti dulu.

Apakah akhir dari semuanya hanya Allah lah yang tau
Tetap di dalam do'aku semoga kebaikan selalu ada untukmu demikian juga untukku
Semoga Allah bisa mengistiqomahkan hati kita untuk bisa terus beribadah dan berbuat kebaikan
Entah jalan kita bersimpangan ataupun tidak, semoga kita tetap terus berada di jalanNYA

Yang harus kita berdua yakini adalah " bersamaNYA tak akan ada jalan buntu"
BarakAllah untukmu 


Sabtu, 06 Februari 2016

Seminggu yang Lalu

Assalammualaikum.. Warahmatullah Wabarakatuh...

Alhamdulillah 'segala puji bagi Allah' Engkau ciptakan hati yang kuat untukku. Jadi ingat sabtu lalu tanggal 30 Januari 2016 betapa hati hancur, nangis senangis - nangisnya malam sabtunya dan sabtu paginya ke sekolah dengan mata yang sangat bengkak.. Hari ini setelah seminggu hati ini sudah mulai membiasakan bahwa hidup nggak berakhir dengan kenyataan yang tidak sesuai harapan. Hidup terus berlanjut sampai akhir hayat...

Postingan tentang endingnya cerita kita belum tertulis disini.

Terenyuh hati ketika baca ini : Postingan Ust. Yusuf Mansyur
Allah pasti ngasih kalo kita minta.
Pertanyaanya, kita minta ga?
Udah minta, tetep ga dikasih.
Pertanyaannya, kita sabar ga?
Udah sabar, tetep ga dikasih.
Pertanyaanya, kita rajin ga ibadahnya?
Udah rajin ibadahnya, tetep ga dikasih.
Pertanyaannya, karena Allah ga ibadahnya?
Udah karena Allah, tetep ga dikasih.
Pertanyaanya, masih suka ngeluh ga?
Udah ngeluh, tetep ga dikasih.
Pertanyaannya, kalo emang udah ga ngeluh dan emang karena Allah, ga bakalan bilang “tetep ga dikasih”

Postingan sederhana dgn makna yang luar biasa..

Semoga selalu berada di jalanMU ya Allah...


Kamis, 28 Januari 2016

Hatiku Lelah

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh...

Selesai diklat perbaikan kompetensi diri, tadi malam mereview kejadian demi kejadian beberapa waktu ini... minggu - minggu terakhir ini. Sampai menangis mengingatnya. Hal yang aku anggap sederhana dan sesuatu yang baik, tapi terabaikan begitu saja olehmu. Sekedar di read saja bbm yang dikirim lebih sering dari biasanya bahkan... ooww . Aku tidak akan mengganggu aktifitasmu, aku tidak akan menguntit kemanapun kamu pergi, aku tidak akan berlari untuk berbicara di depanmu di depan teman - temanmu kecuali itu memang sangat perlu, Aku tidak akan melakukan hal - hal gila yang akan membuatmu malu. 

Tapi, hanya sebuah perhatian sederhana saja sekedar ucapan "ttdj" saja tidak terbalas. Terlalu sulit yaa untuk sekedar menjawab "iya" atau "makasih". 

Sekuat - kuatnya hati yang aku punya, se sabar- sabarnya menghadapi sikapmu, tapi hati juga perlu berbalas dengan kebaikan. Berkali - kali aku mencoba mengerti karena memang dari awal cinta ini berjalan se arah. 

Orang yang masih diingat di dalam do'a
Orang yang masih terus dikasih perhatian
Orang yang masih terus diperhatikan

Aku tidak melakukan hal ini ke orang selain kamu, kepo nya ke kamu aja, perhatiannya ke kamu aja, sayangnya juga ke kamu aja, tapi.. sedikit kebaikan saja darimu nggak ada. 

Walaupun bukan hal pertama sebuah perhatian bbm hanya di "read" saja.. tapi kemaren aku menangis menunggu untuk sekedar balasan "iya".

Untuk saat ini hatiku merasa "lelah" 
sedih 
Betapa cinta ini hati ini berjalan ke arahmu dalam kurun waktu yang sudah cukup lama... 4 tahun sudah berlalu.. tapi belum berbalas 

Kamis, 14 Januari 2016

Ikhlas atau Pasrah

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh...


Hari ini sdh tanggal 14 januari 2016
mau nanya mau nggak
mau nanya mau nggak
mau nanya mau nggak

Ya sudahlah... bukan gak percaya diri, tapi takut jawaban tidak sesuai harapan. Cukup perbaiki diri sajalah, pantaskan diri... Allah ntar yang mengabulkan :-)
Mengikhlaskan atau pasrah
Entahlah 
Bisa jadi dua - duanya ikhlas & pasrah tentangmu
Walaupun hati  masih berharap bisa bersamamu sampai akhir...bisa menjadi kekasih halalmu :-)

Rabu, 06 Januari 2016

Dear Kamunya Aku

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh...


Setelah 4 tahun...

Kamu masih cuek, masih cool, masih kadang mengecewakan, masih suka lamaa nunggu balasan pesan yang dikirim ke kamu, masih rapi, masih tetap kurus, masih tetap suka sibuk sendiri, masih terlalu lama depan laptop, masih sering sakit , dan masih nempel di hati aku  hehehe. 

Yang berbeda, 

Sudah mau sholat berjama'ah di sekolah...
Sudah sholat duha' juga... 
Sudah mulai membuka hati
Sudah mulai bercerita tentang kejadian yang kamu alami

Tahukah kamu,

Salah satu hal yang masih adalah... masih suka deg deg kan habis bbm atau ngirim sms ke kamu..wkkkwkw..bagusnya jantungku sehat. jadi masih aman - aman aja... 

Dan yang perlu kamu tahu juga...
Maaf masih menyebut namamu di dalam do'a - do'a ku... 
entahlah kita berjodoh atau tidak, Aku percaya bahwa Takdir Allah lah yang terbaik untukku - untukmu. Dan aku hanya bisa berharap.. 

Senin, 04 Januari 2016

Tahun Baru dengan Harapan Baru yang Lebih Baik

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh...

Welcome 2016, bissmillah semoga lebih baik

Semoga menjadi pribadi lebih baik
Semoga bertambah iman
Semoga lebih on time sholatnya
Semoga lebih lembut dan teratur dalam berbicara
Semoga semakin baik akhlak
Semoga tambah semangat menjalani hidup

Selasa, 22 Desember 2015

Bahagianya...alhamdulilah..

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh...

        Surprise di pagi sabtu masih jam 06.15 wita kamu memastikan perasaanku yang sebenarnya. Ya Allah bergetar tanganku sampai jari-jemariku terasa kelu ketika mengetikkan pesan untuk membalas pertanyaanmu. Hal yang aku tunggu lama, sangat lama, tapi ketika waktunya tiba malah jantung berdetak sangat kencang. Tahukah kamu deg deg kannya dari jam itu sampai malam harinya. SubhanAllah...
dengan mengucap bissmillah aq balas pesanmu satu persatu. Aku ungkapkan semuanya...
 Satu hal yang kamu sampaikan setelah itu yaitu : "Saya ini orangnya takut mengecewakan orang, berharap terlalu berlebih tetapi kalau sudah jadi malah buat kecewa, Saya ini luar biasa kekurangannya". 

Aku berusaha meyakinkan kamu, bahwa keyakinan lah yang bisa membuat semua menjadi lebih baik dan semua bisa terlewati..


dan terakhir kamu bilang : "sip...tapi ya harus saling memahami kekurangan"

dan next setelah hari itu, dan sekarang sudah tanggal 22 Desember 2015. Sikapmu kembali cuek di sekolah, kamu juga gak ada hubungin aku lagi. Aku jadi berfikir apa aku yang terlalu berlebihan. Sebaiknya aku harus bagaimana? apakah tetap menunggu episode selanjutnya tentang hubungan kita, atau menanyakan ke kamu kelanjutannya. Aku paham kesibukanmu, aku juga paham bahwa kamu dengan sikap yang terlalu cuek gak akan memulai duluan.. kecuali memang itu sangat penting. dan aku juga punya rasa malu untuk memulai dan takut terkesan memaksa. Ikhtiarku di malam - malam sunyi hanya mendo'akan semoga ini berakhir baik. 


Tahukah kamu rasa ini sudah berlangsung 4 tahun, tahun depan sudah genap jadi 5 tahun, sudah sama dengan kabinet kerja. 








Minggu, 08 Maret 2015

Cara Baru dengan Harapan Yang Masih Sama

Assalamkm Warahmatullah Wabarakatuh....

Mengisi hari libur hari minggu kemaren, saya ditemani salah satu rekan kerja di Sekolah untuk datang ke suatu tempat yang Insya Allah hasil nya bermanfaat. Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh ustad di tempat tersebut. Mencoba mengamalkan dan menjalankan ibadah yang Insya Allah baik untuk menjadikan diri lebih baik. Harapan yang masih sama semoga bisa terlaksana tahun ini. Aamiin ya Allah... :-)

Rabu, 25 Februari 2015

Tahun 2015 & Dia

Assalammualaikum warahmatullah wabarakatuh...


              Alhamdulilah bisa kembali sehat dan beraktifitas seperti biasa hari ini. Beberapa hal sudah terlewat dalam beberapa waktu. Ada yang bilang 'Satu masa satu kesempatan'. Yach pendapat ini memang benar. Karena ada hal yang begitu lama kita impikan dan ketika itu terjadi sedangkan di luar kesiapakan kita maka hal itu akan berjalan tidak semestinya. Yach aku menyesali tentang itu. Ketika untuk pertama kalinya kamu kerumahku dan aku sama sekali tidak tahu dan tanpa sadar melakukan kesalahan yang fatal buatmu. 
Mungkin benar teguran keras ini buatku. Tapi, harapan untuk kedepannya adalah masukkan bahwa : kita gak bakalan tahu harapan kita bisa terwujudnya kapan. Bisa jadi diluar rencana yang telah kita tentukan. Itu artinya memang alangkah baiknya agar kita menyiapkan diri dan memperbaiki diri sebaik - baiknya. Jadi, ketika harapan itu terwujud kita sudah berada di garis siap untuk menerima takdir itu. 
               Entah 2015 ini harus bagaimana mengakhiri sikap dan perasaan tentangmu. Ketika tulisan di tulis besar - besar dan ditempel di kamar bahwa tahun ini aku harus MOVE ON dari semua tentangmu. Tapi, malah sebaliknya dukungan terbesar datang dari Kepala Sekolah, dari guru - guru yang aku hormati, dan dari teman - teman sekeliling yang jadi mendukung untuk tetap lanjut memperjuangkan cintaku ke kamu :-). Bersyukur untuk semua hal ya Allah karena masih ada orang - orang yang terus mendukung dan mendo'akan untuk kebaikan hidupku. Makasih karena aku berada disekitar mereka. 
                 Terlepas dari semua hal yang mereka dukungkan ke aku. Jum'at minggu lalu aku ingin memberikan makanan untuknya. Gak ada niatan lebih dan sebagainya. Hanya ingin memberikan dia kemudahan dan menyenangkan hatinya untuk tidak repot - repot menyiapkan makan malam. Tapi, sebaliknya, niatan itu ditolak dengan bahasa yang menurutku sedikit agak kasar. Shock berat hatiku saat itu. Ya Allah niatku bukan untuk mengguna - gunai hatinya, bukan untuk dia harus memilih aku, bukan untuk memaksa cintanya untukku. nangissss... yach sakitnya hati.
                    Semakin berfikir semakin lelah. Ya Allah aku tahu cinta adalah anugerah dariMU. maka dari hatiku yang terdalam aku Mohon sampaikan dan temukan cintaku dengan orang yang tepat. Yang menghargai dan membawa kebaikan dalam hidupku. Cintaku terlalu besar untuknya. Itu sangat menyakitkan. Padahal cinta yang aku punya sederhana. Hanya dengan melihat sepeda motornya parkir dilapangan sekolah aja aku sudah bersyukur dan bahagia sekali. Karena dengan melihat sepeda motornya parkir menandakan dia hari itu sehat. Dalam seminggu saja belum tentu dia menegurku atau bercerita panjang lebar kepadaku. Senyum ketika berselisihan saja itu jarang - jarang dalam seminggu. Tapi, melihatnya duduk di bangku kerjanya dan beraktifitas seperti biasa aja aku sudah bahagia. Do'a terbaik selalu ada untuknya. Semoga kebaikan dalam hidup dan kesuksesan selalu menyertainya. 
                 


Selasa, 25 November 2014

Hey Kamu yang Berada di Titik 45 derajat



                  Cuiittt kearah 45 derajat sebelah kanan, setiap hari pun dalam arah yang sama. Seperti hari ini Senin 24 November 2014 bisa mengobrol lebih dari satu paragraf itu rasanya "bahagia sekali". Walaupun yang diomongin gak lepas dari "sekolah", dan "siswa". Tak apalah daripada gak sama sekali. Bisa mengobrol lama dalam ruangan kerja yang notebenenya banyak orang lain disini itu cukup menyenangkan hati. Ya Allah makasih atas kesempatan pada hari ini :-). Tetap berharap bahwa diri mendapatkan pengganti yang lebih baik dari dia untuk agama dan masa depan, demikian sebaliknya semoga dirinya mendapatkan pendamping yang terbaik untuk agamanya dan masa depannya.

Semakin hari semakin sadar diri bahwa, perasaan ini memang harus diikhlaskan, diganti dengan tak lebih dari rasa seorang teman. Just it ! 


Flash back hari minggu lalu, 
Hari itu ada waktu ke samarinda bersama seorang teman yang tujuannya waktu itu adalah ke undangan acara ultah anaknya teman kuliah. So sweet sempat kaget memang, belum pernah dengar berita tentang pernikahannya ternyata dapat kabar baik ultah anaknya yang pertama berumur genap 1 tahun dan sebentar lagi dia pun akan melahirkan anak ke-2. oh bahagianya dia. Ya Allah semoga kebahagiaan dia akan turut aku rasakan.. aamiin

Karena jarak Samarinda - Tenggarong itu lumayan jadi berkali - kali stop untuk mampir sholat. Bahkan sempat aku sampaikan pada teman yang bonceng aku hari itu bahwa "untungnya sholat subuh masih lama, kalau gak kita akan melewati 5 waktu di jalan. Dari sholat djuhur, ashar, maghrib, isya....Selesai sholat ashar di salah satu mesjid di Samarinda, kebetulan sekali saat itu aku duluan selesai sholat, dan secara tidak sengaja melihat temanku yang pada hari itu yang izin ke mamaku bawa aku ke Samarinda. Melihatnya sholat dalam sepenggal waktu dengan khusyuk. Secara sadar hati berkata "Ya Allah temanku ini sebenarnya adalah seorang hambaMU yang baik menurut penilaianku.. sholeh, penyayang orang tua, tidak merokok, santun, dan sudah bekerja dengan baik, maka berikanlah pendamping seperti dia untukku. dan berikan juga pendamping yang baik untuknya. :-)

Rabu, 29 Oktober 2014

Kamu yang Memenuhi Masa Mudaku

Assalammualaikum... warahmatullah..

Woww.. baca judul yang ditulis sendiri jadi greget.. pengen senyum sendiri. 

Tapi, aku fikir tentang ini akan jadi bahan bacaan untuk diingat dimasa - masa mendatang. Dimana saat itu aku akan penuh dengan aktifitas dan dunia sendiri. Hey kamu.. ya kamu akan menjadi bagian dalam perjalanan hidup yang nantinya akan aku kenang di tahun - tahun mendatang. Kamu yang 3 tahun ini sudah merusak selera tidur dan makanku.. wkwkwk.. gak selalu sih terganggu tidur. :-).

Kamu yang pernah aku perjuangkan
Kamu yang pernah buat hari - hariku jadi nyaman
Kamu yang buat aku 1/2 gila kadang aku fikirnya sampai gitu
wkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

 Kok bisa yaa, hanya karena sepeda motorku bersebelahan dengan sepeda motormu di parkiran Sekolah udah membuatku bahagia sekali. :-) :-) :-)

karena bagiku dengan melihat sepeda motormu parkir itu artinya kamu sehat dan datang dengan selamat ke sekolah. 

oowhh.. cerita cinta sma bukan hanya milik siswa sma.. Tp, aku yang statusnya guru di SMA pun merasakan hal yang sama. Bahkan jauh lebih rumit dari cerita cinta anak SMA

Nah sekarang aku mencoba berdamai dengan perasaan ini. Perasaan yang cukup menyiksa selama 3 tahun. Tp, kadang mata tidak bisa di ajak kompromi. Masih saja memandang mu dari kejauhan. Masih tanpa sadar mengiringi setiap langkahmu, melihat senyummu, melihat gerak - gerikmu.







Semua Serba Sendiri



Assalammualaikum...warahmatullah.. wb

Duduk disini di t4 duduk Bu Sulist sambil nebeng laptop :-). + sambil nunggu waktunya adzan djuhur.

Menikmati hari demi hari pergantian waktu ternyata banyak hal yang di usia segini dilakukan sendiri.

Saat - saat yang dulu serba rame - rame, ada yang dukung, ada yang nemenin, nah sekarang semua dijalanin sendiri, dinikmatin sendiri. 

Gak terbayang sebelumnya, semakin bertambah usia semakin banyak hal yang harus dikerjakan dan dipikul sendiri. Teman yang dulu semua sudah punya dunia sendiri dengan sejuta aktifitas juga. 

Ke undangan saja untuk saat ini sudah bingung mau pergi sama siapa, ditemenin siapa, bagaimana nantinya. Sekedar share tentang sesuatu yang membuat bingung saja cukup diputuskan sendiri. Sudah berlalu orang - orang yang dulu suaranya masih kita dengar untuk sekedar protes "gak cocok lah, lucu lah, gak bagus lah". Padahal waktu itu betapa diri tidak suka ada yang terlalu cerewet. 

Senin, 27 Oktober 2014

Cerita di Akhir Usia 25 tahun

Assalammualaikum....
Hhhwwwuuaaaaaa... tinggal beberapa hari lagi umur nambah lagi 1 tahun. Usia ke-26 ada di depan mata. Sedikitpun tidak pernah membayangkan dulunya kalau bakalan sampai di fase ini. Fase yang rumit. Hal yang dulu dianggap sederhana, malah jd masalah yang luar biasa. Perkara jodoh saja sudah membuat mata mengeluarkan air mata.

Kamis, 11 September 2014

Mengingat Bahwa Kita Pernah Bersama Dalam Waktu Yang Lama

Menjumpai hari senin ke senin lagi. Sampai - sampai kadang lupa sudah berapa lama kita gak ngumpul bersama. Sepertinya bukan 3 bulan yang lalu. 4 bulan yang lalu juga bukan. Owh ya tahun lalu ya tahun lalu. Kangen  bisa bersama dalam ruangan yang sederhana untuk makan dan berbagi cerita. Bukan hanya itu, sudah lupa juga kapan terakhir kita  tertawa bersama. Tahun yang lalu pun surga ini sudah sepi, hanya ada duka, kemarahan, dan rasa sakit yang tak mungkin bisa tergantikan.

Entahlah episode ini berjalan sampai kapan. Baru saja menarik nafas sedikit lega mendengar berita kemaren, tapi menguap seketika atas hal yang terjadi diluar dugaan. Ya Allah kami hanya menjalani dan berharap diberikan jalan keluar yang terbaik. Sakit ini sudah terlalu lama. Bukan lagi hitungan 1 tahun, tapi sudah jalan 3 tahun. Mohon akhiri ini... tak ingin lagi ada mata yang menangis, tak ingin lagi melihat duka di hatinya, hati dia yang kami sayang.

Ya Allah kembalikan hati dan dirinya untuk kami. Kembalikan jiwa dan raganya bersama kami. Kami sangat merindukannya, ingin kembali mencium tangannya, mengaminkan do'a yang dipanjatkannya, merindukan semua tentangnya. Dan kami merindukan surga yang dulu. Hanya tempat tinggal sederhana tapi bisa membuat bahagia di hati kami. Ya Allah kembalikan kebahagiaan kami, kami yang dulu adalah satu. Kangen sholat berjama'ah lagi, kangen bersama, ternyata banyak hal yang sudah dijalani. Terlalu  banyak bahkan.

Berikan kesempatan lagi untuk kami bersama

Kamis, 28 Agustus 2014

Ketika Rasa Iri Menghampiri Wanita Bujang

Assalammualaikum Warahmatullah....

Menarik nafas lebih dalam mengingat berbagai berita baru dalam minggu ini. Lelah sangat rasanya karena fikiran tidak bisa langsung di refresh dengan cepat untuk menghilangkan kecemasan. Setidaknya ada 3 kabar dari teman kuliah yang membuat perasaan dalam diri langsung drop turun menjadi hanya beberapa  % saja. Kabar pertama dari Santi menikah hari selasa tadi, kabar kedua dari Ririn melahirkan putri pertamnya rabu pagi dan hari minggu ini Desi Mega melangsungkan resepsi pernikahan. 

Yachh rasa iri ini sangat dalam. Bukan sekedar iri ingin menikah dan punya anak, bukan sekedar hanya ingin merasakan. Tp, lebih dari pada itu. Iri dan cemburu pada kesempatan yang mereka dapatkan lebih awal. Iri dan cemburu pada proses kehidupan mereka yang melewati fase - fase kehidupan menjadi istri, menjadi ibu. Kadang sempat berfikir, sebegitu buruknya kah diri ini sampai - sampai di usia segini belum ada laki - laki yang datang untuk bertahan sampai akhir. Laki - laki yang datang dan mau melewati kehidupan dunia ini sampai akhir bersamaku. Kedengarannya egois yach..

Ya Allah isi iri dan cemburu ini dengan kesabaran. Ampunkan hambaMU ini yang tidak bisa menahan diri untuk merasa sedih, iri, dan cemburu. Walaupun hamba tahu sebenarnya bahwa manusia diciptakan berpasang - pasangan. Desakan usia, desakan keluarga, desakan teman, hamba bingung harus bagaimana menanggapinya. Karena jodoh adalah bagian hidup yang Engkau rahasiakan.

Minggu, 17 Agustus 2014

Usia Rentan

Assalammualaikum Warahmatullah...


          Lucu, tetap saja ketika login akun ini ada sedikit sedih bercampur duka yang terselip. Kira - kira kalau yang bersangkutan tau bahwa pasword akun ini menggunakan namanya... apa yang terjadi?? Diketawa'in kali' ya..atau diam saja tanpa ekspresi. tau gak sich sakitnya tu disini..ya disini.. hahahaha ngayal tingkat kabupaten. Tapi terserahlah dy mikir apa. Lelah juga rasanya kalau duniaku hanya berputar didunianya saja. 

          Kemaren selesai keg. Percagab + upacara agustusan ketika duduk2 panitia + pembina ada cerita singkat yang dibahas tentang usiaku yach usiaku. Kapan nikahnya kamu Nisa?? sudah usia hampir 26 tahun. Saya aja usia 24 sudah punya anak 1. dll.., usia segitu sudah seharusnya menikah. Terus aq mw jawab apa. Berkali - kali ditanya dengan pertanyaan yang sama yang pertanyaannya lebih sulit dari soal UAN MATEMATIKA, jauh lebih sulit dari soal SNMPTN, lebih sulit dari ngerjakan soal TOEFL,. kalau soal2 tersebut semuanya punya option a,b,c,d,e  yang jawabannya pasti ada di salah satu option. Nah pertanyaan "kapan nikah?" itu gak ada option yang real yang aku harus jawab. Aku sendiri gak tw kapan jodohku tiba. Tanggal berapa, bulan berapa, tahun berapa, siapa dy.. semua nya misteri terindah dari Allah SWT. Yang aku tau bahwa manusia diciptakan berpasang - pasangan. Jawabannya lebih berupa harapan dan do'a. Harapan bahwa ingin menikah segera, ingin segera membangun keluarga dan berdo'a semoga diberikan pendamping yang baik untuk agama, diri sendiri dan keluarga begitu sebaliknya bisa mendampingi seseorang dengan baik pula.  

              Di luar dugaan saya bahwa saya akan sampai di usia ini. Usia rentan menurut saya. Dimana seharusnya saya sudah membangun keluarga dan mempunyai anak. Usia yang matang,, usia yang sudah cukup dewasa. Usia yang kejadian penting dalam hidupnya begitu dinanti keluarga, tetangga, rekan kerja, sahabat, dan semua orang yang sering terlibat dalam perjalanan hidup.  Usia yang cukup berpengaruh dalam keg. hidup sehari - hari. Usia yang tingkat emosi lebih banyak dikeluarkan untuk diolah menjadi sebuah rasa sabar. 

Sepertinya kesuksesan hidup wanita bergantung di usia ini.... 
Seperti layaknya usia yang menakutkan dijalani
Mungkin banyak hal yang terlupakan yang harusnya saya syukuri 
di usia segini saya hidup dengan sehat, dengan fasilitas dari orang tua yang cukup lengkap walaupun sederhana, masih bisa belanja2 dengan penghasilan sendiri yang gak seberapa, dan masih banyak hal lain yang seharusnya saya syukuri

 

 

Kamis, 10 Juli 2014

Keajaiban Setelah 3 Tahun

Assalammualaikum wr..wb... lama tidak menulis disini rasanya kangen juga. Ada hal baru dalam perjalanan hidup yang terjalani beberapa hari yg lalu. Mungkin bagi sebagian orang hanya hal biasa. Tapi, bagi saya ini adalah keajaiban setelah 3 tahun berada di sini. Di lingkungan madrasah tempat mengabdi.

Sempat terlupakan sebenarnya hal ini, karena beberapa waktu yang lalu hati mencoba memulai perjalanan baru dengan yang lain. Dengan sosok yang lebih dewasa, yang saya tidak pernah merencanakan ini sebelumnya. Tapi, saya gak akan bahas sosok itu dulu. Karena dengannya hanya menjalani sebuah proses yang Insya Allah baik. Walaupun saya juga tidak pernah tau kemanakah proses itu berakhir. cuiit cuiit... lo benar kan!.. yang penting hati ikhlas. :-)

Kembali ke 'keajaiban setelah 3 tahun'... bermula saat sore sambil menunggu berbuka puasa bersama keluarga (sebenarnya saat itu saya lagi berhalangan jadi tidak puasa). Ada sebuah pesan singkat yang hanya berisikan "selamat berbuka puasa". Hanya tulisan singkat yang sederhana tp itulah sms dy pertama yang isinya hanya percakapan ringan, tanpa ada hubungan dengan sekolah. Sms pun berlanjut sampai adzan. Yang lebih membahagiakan lagi, esok harinya ada lagi sms masuk yang isinya juga percakapan ringan darinya. ya Allah ini pasti bukan mimpi. Dy gak salah kirim pesan kan... hehehe... cukup membuat bahagia. dan syukurku atas kebahagiaan sederhana ini. 

Mungkin inilah hati perempuan, hal yang sederhana saja bisa menjadi luar biasa. Hal yang telah dia lakukan sudah cukup bagiku.....