Minggu, 31 Maret 2013

15 Maret lalu

Jauh sebelum tanggal itu tiba aku sudah berfikir untuk memberikan apa yang terbaik buat kamu. Saat usiamu bertambah satu tahun dan kedewasaan pun bertambah. Setelah share dengan beberapa teman akhirnya memutuskan untuk membeli buku sebagai hadiah. Sampai di Toko buku pun aku bingung, dengan berbekal referensi daftar beberapa judul buku yang bagus tapi tidak ada satu bukupun yang ada di toko buku itu. Akhirnya aku memilih buku lain dengan tema motivasi Islami.

Tepat tanggal 15 Maret mau mengirimkan ucapan dan do'a melalui sms tepat jam 00.00 aku takut mengganggu tidurmu, jadi aku memilih ba'da shubuh baru mengirimkan sms. Menit bertambah menit sms itu gak di balas. Setelah di sekolah engkau hanya berlalu tanpa menatapku, hanya duduk ditempat dudukmu sambil asyik ber handphone ria. dari situ aku tau kamu punya pulsa hanya untuk membalas sms ku dengan ucapan "terimakasih"  dan aku tau kamu tidak melakukannya. Kado yang sudah aku bungkus rapi jadi bingung bagaimana cara memberikannya. Sedangkan kamu menganggap aku tidak ada di ruangan yang hanya ukuran kelas. Dan kamu tau aku memilih menitikannya saja ke teman dan berharap hanya dy yang akan membantu memberikannya untukmu. 


Sampai sore pun belum ada sms darimu sekedar mengucapkan terimakasih untuk kadonya. Maaf bukan pamrih atau mengharap imbalan. tapi hanya ingin kamu sedikit menghargai perasaanku. Malam baru ada sms masuk darimu mengatakan "makasih ya bukunya :-)". Just it ... tidak memerlukan tenaga  dan modal yang besar. Sedikit saja menghargai orang lain. 


Darimu aku belajar untuk ikhlas, darimu aku belajar lebih banyak sabar. Darimu aku belajar bahwa sesuatu yang diperjuangkan tidak ada yang sia-sia. hanya saja perasaanku tidak tidak berbanding lurus dengan apa yang kamu rasa untukku. Aku belajar mengikhlaskanmu pergi. aku belajar mengikhlaskan bahwa kamu bukan untukku.    

Melepaskan Yang Tidak perlu Diperjuangkan

Renungan untukku, Untukmu dan Untuk semua yang saat ini sedang diuji...


Bagaimana bisa aku masuk kedalam hati yang sudah berpenghuni ? Meski penghuni itu hanyalah ilusi, yang masih saja di bawa dari masa-masa yang sudah terlewati. Bagaimana bisa aku bersikeras untuk masuk, sedangkan pemilik kediaman tidak akan mempersilahkan aku duduk?

Pada akhirnya nanti aku akan sampai pada titik darimana aku harus bangun dari segala mimpi. Pada akhirnya nanti aku harus menyadari bahwa ada hal - hal yang telah disediakan namun bukan untuk aku miliki. Pada akhirnya nanti, aku yang harus memilih untuk memperjuangkanmu hingga letih atau mempersiapkan diri untuk kemudian pergi....

Pada akhirnya nanti, aku akan menemui saat - saat dimana sudah tidak memungkinkan lagi untuk memperjuangkan. Bukankah tak ada artinya menunggu padahal kamu bukanlah untuk kutunggu? Bukankah tidak mungkin aku memiliki sesuatu yang tidak diperuntukkan untukku?

Ketika aku memutuskan untuk angkat kaki, itu artinya aku tidak ingin mempertahankan kamu lagi..ketika aku menganggap segalanya usai, itu artinya kamu bukan lagi sesuatu yang ingin kugapa. mungkin kita bukanlah untuk saling mencari dan melengkapi. 

Siapa tahu kebahagiaanmu sudah Allah rancang di tangan orang lain,, kebahagiaanku juga pasti sudah disediakan sebaik mungkin. Aku melepaskan kamu sebagai hati yang ingin aku pilih dan kuharap bisa membuatnya pulih...
namun kini aku membiarkanmu untuk berlabuh kemanapun yang kamu mau. karena di titik ini, aku sudah dengan mampu melepaskan dan merelakan. Mari pergi dari titik ini dan cari kebahagiaan kita sendiri...
Aku melepaskan, supaya ia yang sedang datang menujuku dapat menemukan jalannya yang sudah ditentukan... Dialah jodoh yang telah ditentukanNYA... InsyaAllah :-) copas catatan Fb "strawberry"

(setelah membaca ini sedikit hatiku tersadar bahwa kamu yang selama ini aku perjuangkan mungkin benar bukan untukku)

Bila hati rindu menikah....

Bila hati rindu menikah, segalanya menjadi hampa... teman tertawa, semua ceria, tapi aku gelisah...
Menanti peri pelipur lara dalam dongeng - dongeng cinta 
Jiwaku resah....
Seperti malam yang kelam saat kau sendiri...
Merasa sunyi ditengah keramaian 
Merasa sendiri meski banyak teman
Karena jiwa hanya butuh seseorang 
Ku butuh cinta yang tumbuh dari hati yang terdalam 





                                                               (copas catatan Imints Fasta)

Senin, 25 Februari 2013

Semoga diri menjadi pribadi yang lebih baik, sehingga Allah akan menghadirkan dy "jodoh" yang baik untukku, agamaku, dan keluargaku

KETIKA JODOH TERLAMBAT DATANG

Jodoh itu telah digariskan.
Jodoh itu telah ditentukan.
Jodoh itu telah ditakdirkan.
Dan jodoh itu telah ditetapkan.
Walaupun hal itu tetap menjadi rahasia-Nya dengan siapa nantinya kita bakal berjodoh.

Jodoh itu tidak hanya milik sebagian orang.
Tidak juga hanya untukku.
Tidak juga hanya untuk Kalian.
Apa lagi hanya untuk mereka.
Akan tetapi kita semua mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkannya.

Seiring perjalanan waktu.
Kadang kita begitu risaunya.
Ketika kita belum mendapatkan pasangan.
Ketika kita merasa sudah waktunya.
Ketika sebagian sahabat telah mendapatkan.
Ketika dalam hati kita merasa terlambat.

Tapi ketahuilah.
Kita tak hanya sekedar mencari jodoh yang baik.
Kita tak hanya sekedar mengejar jodoh yang baik.
Ada yang jauh lebih penting dari kesemuanya itu.

Yaitu..
Menggapai jodoh dengan niat yang baik.
Menggapai jodoh denga cara-cara yang baik.
Dengan menjadikan diri sebagai orang yang baik.
Berakhlak yang baik.
Bergaul yang baik dengan banyak berkumpul dengan orang-orang yang baik pula.
Dan tentu saja kita tak boleh melupakan untuk selalu berdoa sembari menunggu keputusan-Nya.

Ingat..

Menikah dengan waktu yang sedikit tertunda akan jauh lebih baik daripada menikah dengan terburu-buru tapi mendapatkan pasangan yang kurang baik

Jumat, 18 Januari 2013

Kali Ini Aq Benar-benar kehilangan

Assalammualaikum....warahmatullah wabarakatuh


Ya Allah gak ada tempat berkeluh kesah selain menyampaikan semua padaMU. Satu persatu temenku memulai kehidupan baru, dan pergi beranjak dari lingkungan yang biasa kami semua pernah bersama menghabiskan waktu.

Rasanya kenapa berat seperti ini. Satu persatu menetapkan tanggal bahagia, satu persatu menetapkan tujuan baru, satu persatu memulai proses menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.

Tinggal aq sendiriiiii :-(... yaa sendriii.. Ya Allah aq salah apaaa.... harapan terbaikku, harapan terbaik keluargaku, harapan terbaik teman2ku.. kenapa seberat ini mewujudkannya. Bantuuu aku,,, menemukan dy seseorang yang bisa menerima aq dan masa laluku, seseorang yang bisa menerima keluargaku, seseorang yang mau belajar bersama mencapai RidhoMU....


Aaaakuuuuu,,, seeprti berada di jalan yang buntu tak bertepiii...

Jumat, 11 Januari 2013

welcome for me ....




selamat tahun baru 2013

setelah berjalan beberapa hr bulan ini baru sempat menuliskan apa yang sempat ada. 

Harapan terbaik ku menyambut tahun ini adalah kebahagiaan untuk kedua orang tuaku. 

harapan-harapanku, bisa disampingkan terlebih dahulu, tapi aku ingin kedua orangtuaku thn ini diberikan kekuatan, keimanan, kesabaran untuk selalu berusaha mencapai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Tanpa mereka berdua, saya dan adik2 saya bukan siapa. Semoga apapun yang aku lakukan adalah sesuatu yang akan menjadi hal terbaik untuk kedua orang tuaku. Harapan untuk segera menikah dan berumah tangga, semoga bisa terwujud tahun ini. Harapan terbaik mereka untukku, semoga di dengar OlehMU ya Allah...


Kuputuskan untuk berhenti mengejar apa yang tidak bisa kuperoleh, termasuk soal cinta, Sungguh aku tidak bisa mengejarmu selamanya "tembok es". Jodoh itu rahasia Allah SWT, entahlah kita berjodoh atau tidak, tapi tetap do'a dan harapanku selalu ada untuk segera berumah tangga, menjadi seorang istri dan menjadi seorang ibu. 

kamu tw... benar2 berat untuk menghindar darimu. malam ini aja, ingin sekali sekedar say hello. diantara semua yang ada d kantor, seseorang yang aku ingin tw kabarnya yaa "kamu". Tapi... rasanya semakin lama,,, semakin jauh... kadang berselisihan aja kamu gak tw2... sakittnyya...
 

Kamis, 13 Desember 2012

Semester kali ini....//??

Assalamkm...... hwwaaaaa....... nyantai juga akhirnya, alhamdulilah tinggal menghitung nilai rata-rata, dan nilai raport. Setelah itu ending semua tugas tinggal mengerjakan tugas tahunan yang sempat tertunda karena ditinggal kerja di Bank. :-)


Pagi ini,,,. malah otomatis menghindar perlahan. Entah apa, tapi rasanya itu lebih baik. Sebuah proses move on yang bertahap. 

Sadar,,sadar,,sadar..sadar...sadar... inget..inget..ingett..dy tidak pernah menatapmu!